Basket Team SMPN I Kota Tegal

Basket Team SMPN I Kota Tegal

Sekilas info Lomba Siswa Berprestasi Tingkat SMP

Dalam lomba Kompetensi Siswa Tingkat Propinsi yang dilaksanakan hari Selasa sampai dengan Kamis tanggal 22 – 24 Juni 2010 di Asrama Haji Donohudan Boyolali, di gelar berbagai jenis Lomba antara lain :

1. Lomba Siswa Berprestasi Tingkat SD dan SMP ( Putra dan Putri )

2. Lomba Cerdas Cermat Tingkat SD, SMP dan SMA

3. Lomba Dokter Kecil Tingkat SD dan KKR ( Kader Kesehatan Remaja ) Tingkat SMP & SMA.

Dalam ajang lomba tersebut di atas, bertujuan untuk membentuk siswa menjadikan pribadi yang pintar , cerdas, mandiri, kreatif, mental tangguh, pandai berpidato, kerjasama dan jiwa kepemimpinan.

Dalam lomba tersebut, diperlukan kondisi seorang siswa yang benar-benar fit kesehatannya, karena rangkaian kegiatan yang terus menerus dari pagi sampai malam yang membutuhkan tenaga fisik dan menguras pikirannya dalam menghadapi soal-soal yang diujikan. Disinilah diperlukan mental siswa yang benar-benar tangguh.

Materi Penilaian terdiri dari beberapa aspek antara lain :

1. Tes Obyektif ( tertulis ) terdiri dari 5 Mapel.

2. Tes Obyektif ( komputer )

3. Nilai Rapor

4. Piagam Kejuaraan

5. Sikap dan Kepribadian

6. Kepemimpinan

7. Ketrampilan

Disinilah ajang untuk mengetahui kemampuan siswa dalam berprestasi. Semoga sukses dalam membina siswa untuk menjadikan kader-kader pemimpin bangsa kedepan. Selamat kami ucapkan bagi para peraih medali.

Terutama untuk Putraku Aditya : “ Petiklah Ajang Lomba tersebut sebagai pengalaman ”. Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Pesan dari bapak : “ Sadarilah bahwa masing-masing anak mempunyai kelebihan dan kelemahan “ . Tekunilah bidang yang Aditya pilih dan Aditya sukai. Semoga Allah memberikan jalan apa yang Aditya cita-citakan. Amin.

Aditya Dalam Lomba Siswa Berprestasi 22-24 Juni 2010, di Boyolali

Aditya dalam Pelepasan OSN 2010 Tk. Propinsi

Aditya dan Prestasinya

Kamis, 3 Juni 2010. Maz-Tanto82

Putraku yang ke 2 (dua) : Aditya Dwi Putranto dan Prestasinya :

Aditya Dwi Putranto adalah seorong remaja yang sekarang duduk di kelas II atau kelas VIII di SMP Negeri I ( State Junior High School I ) Kota Tegal. Aditya ini selalu mewakili Kota Tegal dalam ajang lomba Olimpiade Sains Nasional Tingkat Propinsi, dalam mata pelajaran “Matematika”. Prestasi tersebut diikutinya sejak dia duduk di bangku Sekolah Dasar Negeri Mangkukusuman I Kota Tegal ( Boleh dibilang SD Unggulannya Kota Tegal ) pada tahun 2007.

Setelah duduk dibangku kelas I atau kelas VII SMP Negeri I Kota Tegal, tahun 2009 sudah mewakili siswa SMP dari Kota Tegal dalam rangka OSN Matematika Tingkat Propinsi, dan ketika duduk di bangku kelas VIII tahun 2010, juga mewakili lagi dalam even yang sama Olimpiade Sains Nasional 2010 Tingkat Propinsi tanggal 31 Mei 2010 di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Untuk melihat Siapa Aditya dan prestasinya buka aja dengan mengklik foto diatas.

Aditya Dwi Putranto : Seorang remaja pria, sekarang baru duduk di bangku sekolah kelas 2 (dua) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri I (satu) atau sebagai Rintisan Sekolah Berstandar Internasional di kota Tegal. Putraku ini dilahirkan pada hari Minggu jam 01.30, tanggal 05 Mei 1996, di Rumah Sakit Undata di Kabupaten Donggala, Palu, Propinsi Sulawesi Tengah. Ketika lahir putraku ini memiliki berat badan 3,5 kg, dan tinggi badan 50 cm. Dalam perkembangannya, berat badannya mengalami kenaikan yang relatif normal menurut grafik dalam pemeriksaan tiap bulan di Posyandu. Sebulan setelah Si Adit (panggilan sehari-hari) dilahirkan, tanggal 5 Juni saya mendapat SK promosi Eselon V (sebagai Kepala Sub.Seksi Pengukuran, Pemetaan dan Konversi) di Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai di Luwuk. Kota kecil ini jaraknya dari Ibu kota Propinsi, Palu kurang lebih 600 km kearah timur. Untuk mencapai kota ini saat itu tahun 1996, maksudnya berangkat dari Palu, transportasi yang ada adalah melalui darat dengan kendaraan Bus kecil ¾ -an, dan melalui udara dengan pesawat Cesna yang berisikan penumpang kurang lebihnya 10 – 15 penumpang, serta bisa melalui laut dengan kapal laut (KM. Kambuna). Namun perjalanan dengan laut bisa berhari-hari, karena harus berputar melewati Kabupaten Toli-toli, Bitung Menado, kemudian melewati laut maluku, terus selat peling dan masuk pada Pelabuhan Banggai di Luwuk. Ketika saya hendak pindah tugas dari Kanwil BPN Propinsi Sulawesi Tengah ke Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai di Luwuk, Istri dan putra-putri, saya pulangkan dahulu ke Jawa dan saya titipkan kepada mbak Sri serta teman kerja kantor yang baru ambil cuti akan mudik ke Jawa. Sementara saya masih tinggal di rumah kontrakan di Palu, untuk membenahi dan mengepak barang-barang yang hendak dibawa ke Banggai sebagai kota tempat kerja saya yang baru nantinya. Ketika itu si Adit baru berumur 7 bulan, kasihan memang naik kapal laut dengan Ibunya dan kakaknya Intan yang baru berumur 3 tahun 7 bulan dengan lama perjalanan kapal 2(dua) hari, 2(dua) malam menuju Surabaya. (maaf ya bu dan nak saat itu bapak nggak bisa antar pulang ke jawa). Ketika saya sudah mendapatkan kontrakan rumah di Banggai luwuk bersama teman sesama promosi yang bernama Agus Pamuji (sekarang sudah almarhum) dan saat itu kurang lebih 2 (bulan) berjalan, saya mendengar kabar dari istri yang berada di Jawa, bahwa si Adit putra saya jatuh dari tempat tidur di Ngawi . Kemudian saya mengambil cuti keperluan mudik ke Jawa untuk menjemput Istri dan dua putra-putri saya. Selama kurang lebih 1(satu) bulan saya di Jawa dan cuti sudah melewati batas hari yang ditentukan, saya beserta istri dan putra-putri saya beranjak balik ke Sulawesi Tengah lagi, dengan menggunakan kapal laut KM. TIDAR “ dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Ketika Sampai di Pelabuhan Pantoloan Palu, kemudian saya menuju rumah kontrakan yang lama untuk menginap sementara, esoknya berangkat ke Banggai dengan pesawat kecil Cesna dengan penumpang waktu itu sejumlah 11 penumpang. (mengapa lewat udara? Pertimbangan saya adalah perjalanan lewat darat memerlukan waktu kurang lebih 20 jam-24 jam, busnya kecil, jalannya sempit dan naik turun berliku-liku, belum lagi bila diperjalanan hujan sehingga jalan bisa tertutup oleh longsoran tanah dan batu dari tebing bahkan tertutup oleh air yang mengalir dari tebing dan sementara kondisi putra-putri saya masih kecapaian selama di kapal . saya kawatir bila nanti malah macet diperjalanan). Ketika pesawat take off saya sedikit ketakutan setelah merasakan bagaimana pergerakan pesawat tersebut. Apalgi ketika pesawat hendak mesauki wilayah Banggai , pesawat seolah terbang melewati lembah-lembah dimana kanan kirinya bukit, hanya berzikir saat itu yang saya lakukan. Setelah kurang lebih 2 jam di udara, mendaratlah pesawat di landasan udara di Luwuk. Kemudian dengan mengendarai angkutan menuju ke rumah yang saya kontrak di jalan Sumatera no. 1(satu) kelurahan Simpong. Kanan kiri rumah ini merupakan tanah kosong, namun sudah berpondasi. Di rumah inilah si Adit bermain dengan kakaknya si Intan beserta ibunya setiap hari ketika saya berada di kantor. Si Adit sukanya bergerak kesana kemari dilantai rumah dengan cara merayap seperti berenang di lantai sehingga pakaiannya sering kotor dibagian perut dan dada. Suatu ketika, si Adit merayap dan menegejar kelereng yang ada di lantai, didekat salon (bazoka) yang mempunyai lobang sebesar bola tenis, tangannya merogoh-rogoh di lobang Bazoka tersebut. Seketika itu Si Adit menangis kejer dan saya tarik tangannya, ternyata dia terkena strom listrik yang berasal dari kabel bazoka tersebut. Kemudian saya gendong dengan tangis yang terisak-isak. Setelah si Adit tidur, Bazoka yang ada di sebelah TV saya gudangkan dan tidak pernak saya gunakan lagi. Suatu saat si Adit mulai latihan berdiri dan berjalan dengan cara memegang benda (kursi, meja atau yang lainnya) disekitarnya. Selang beberapa bulan Si Adit bisa berjalan pelan-pelan, ketika bermain dengan kakaknya si Intan di ruang tamu tepatnya setelah melaksanakan sholat Idhul Adha, Saya da ibunya masih berada di dapur, terdengar keras sauara tangisan si Adit, saya dan Ibunya lari mendekatinya ternyata si Adit jatuh dari kursi. Seharian menangis kesakitan dan badannya panas serta bagian tubuh dibawah leher sebelah kiri sedikit memar. Pada saat itu teman memberi informasi segera dipijatkan di daerah...ke arah Toili daerah apa itu namanya saya lupa, langsung aja saya beserta istri menuju kesana dengan memakai kendaraan sepeda motor. Ketika si Adit dipijat dan diraba-raba dengan tangan oleh si tukang pijat tersebut, ternyata pada bagian tulangnya dibawah leher yang menghubungkan dengan tangannya ada yang retak. Kemudian oleh si tikang pijat tersebut diberi ramuan dari daun-daunan yang ditumbuk dan dioleskan dengan minyak pada bagian yang retak tersebut (kalau di Jawa pengobatan sangkal putung).

Ketika menempati rumah sendiri di Perumahan KPR/BTN di Desa Kilongan pada tahun 1998 bulan Juni, Si Adit sudah mulai sedikit nalar dan sudah bisa bicara. Ketika suatu saat saya ajak ke toko, bila dia mempunyai kemauan apa yang ditunjuk / dituding dan tidak segera dibelikan dia terus aja disitu sambil menangis. Yang menjadi teringat sampai sekarang ketika pertengahan tahun 1999 genap berumur 3 (tiga) tahun 1 bulan, ketika dia menonton TV yang menayangkan gedung-gedung tinggi yang ada di Jakarta, menanyakan dengan sedikit masih pelo (belum jelas) dia berkata : pak di Jawa umah (maksudnya rumah) kok inggi-inggi (tinggi-tinggi)....terus saya jawab : ya nak itu namanya Gedung tinggi. Memang di Sulawesi Tengah saat itu belum ada bangunan yang lebih dari dua lantai. Palu Bechs Hotel aja masih dua lantai. Suatu saat ketika pindah di Jawa dan sampai Surabaya, di kendaraan bus kota yang saya naiki menuju Terminal Bus antar propinsi, Si adit menuding dengan telunjuknya ke gedung tinggi sambil berkata : “ Pak itu yang namanya Gedung “ jawab saya : ya nak, sambil saya meneteskan air mata, dalam hati saya kasihan bener putraku ini. Dan ketika diajak bermain ditempat budenya di Semarang, tepatnya di Madukoro Banjir kanal sebelah timurnya Pasar Karang ayu, ketika pagi-pagi saya ajak jalan-jalan ke arah utara sampai di tetek / Plang sepur, dan ada Kereta lewat Si Adit sangat heran dan bengong lihatin itu Kereta berjalan. Kemudian saya ajak pulang dia tidak mau inginnya melihat kereta lagi. Sampai- sampai saya menunggu kereta yang lewat lagi disitu.

Si Adit putraku yang kedua(ragil) ini memang sedikit pemalu dan kurang percaya diri tidak seperti kakaknya si Intan yang bermental bagus dan berani. Namun ada kelebihannya, ketika saya membelikan mainan gambar dari kertas karton yang bisa dilepas dan digandengkan lagi (Blog maggic), kebetulan saya membeli 2 (dua) dengan gambar sama dimaksudkan yang satu untuk kakaknya. Ternyata setelah saya lepasi potongan-potongan gambar tersebut dan saya perintahkan untuk merangkai kembali, Si Adit sangat lihai dan cepat dalam mengembalikan gambar tersebut. Putraku Adit ini susah makan, makanan yang iya sukai saat itu makanan chiki-chiki. Segala buah dia ini tidak suka, sayurpun begitu juga tidak disukai. Selain nasi goreng dan mi (indomi, supermi, dan sebagainya) baik rebus atau goreng, dia tidak mau makan. Sampai-sampai saya bilang dengan Si Adit, kalau Adit mau makan buah bapak kasih uang Rp.100.000,-, tetap aja tidak mau dan ketika saya makan buah pisang mendekati si Adit putraku, hidungnya malah ditutupi dan menjauh dari saya bapaknya. Saat itu saya dan istri berusaha agar si anak ini mau dengan vitamin buah-buahan atau sayur, sampai saya berkonsultasi dengan dokter agar putraku mau makan yang mengandung vitamin. Akhirnya disarankan dokter untuk menggunakan sirup yang mengandung multi viatmin agar menambah nafsu makan. Saran tersebut saya lakukan, tetap aja kebal nggak ada pengaruhnya terhadap minat makan si Adit.

Aditya Dwi Putranto ketika TK : Adit ini sekolah Taman Kanak Kanak di “ IKA UNDIP SLAWI “, Kabupaten Tegal, Taman Kanak-Kanank ini berlokasi di komplek perumahan Kudaile dekat dengan rumah yang saya kontrak saat itu pada tahun 2001. Di sekolah TK ini mulailah putraku kenal dengan teman-temannya. Disini putraku suda mulai menampakkan sikap dan perilaku yang baik, kemampuan berbahasa baik, daya pikirnya baik, daya ciptanya baik, kemampuan motorik halus baik, serta kemampuan motorik kasar cukup baik selesai tamat di TK pada tanggal 29 Juni tahun 2002.

Aditya Dwi Putranto ketika sekolah di SD Negeri Mangkukusuman I kota Tegal. Setelah selesai dari Tk. Undip, Adit ini mendaftar di SD Negeri Mangkukusuman I di kota Tegal dengan system mengikuti seleksi / tes penerimaan siswa baru. Seleksi di SD ini memang ketat karena SD ini memang sekolah dasar favorit sebagai SD Unggulan di kota Tegal. Ternyata setelah hasil seleksi diumumkan, Aditya yang berasal dari TK Undip Kudaile yang boleh dikatakan dari desa bersaing dengan anak anak yang sekolah TK di kota, Putra saya diterima dengan nilai rangking penerimaan nomor 40 dari 80 anak yang diterima.(catatan : jumlah anak yang mendaftar saat itu 300 anak). Sehingga 220 anak calon murid tidak diterima. Karena pembagian kelasnya sesuai ranking, sehingga Adit masuk pada kelas I A, yang lain masuk kelas I B. Di Sekolah Dasar Mangkukusuman I inilah putra saya tumbuh dan berkembang dalam prestasinya. Karena SDN Mangkukusuman I ini sistem pembelajarannya bagus dan banyak guru-gurunya yang kreatif, disamping itu hubungan emosional terhadap orang tua / wali murid sangat terbuka dan koordinatif serta suasananya kondusif. Sistem yang diterapakan di sekolahan ini mulai kelas III naik ke kelas IV di sidit maksudnya sepuluh besar di kelas B, dipindahkan di kelas A dan sepuluh peringkat terakhir di kelas A dipindahkan ke kelas B. Begitu seterusnya sampai kelas VI. Sistem itu membantu guru dalam memberi pelajaran dan menerangkan dengan kemampuan daya pikir si siswa seragam.

Prestasi Aditya Dwi Putranto di SD Negeri Mangkukusuman I kota Tegal

Nomor Induk siswa : 3833

NO

Kelas dan semester

Jumlah Nilai

Rata-rata Nilai

Peringkat

Jumlah Siswa

1

Kelas IA / semester I

58,5

8,3

2 (dua)

42

2

Kelas IA / semester II

58,5

8,3

3 (tiga)

42

3

Kelas IIA / semester I

60,5

8,64

2 (dua)

41

4

Kelas IIA / semester II

62

8,85

1 (satu)

39

5

Kelas IIIA / semester I

77

8,5

1 (satu)

42

6

Kelas IIIA / semeser II

79

8,77

1 (satu)

42

7

Kelas IVA / semester I

2007

83,62

2 (dua)

43

8

Kelas IVA / semester II

2055

85,62

2 (dua)

43

9

Kelas VA / semester I

2136

85

2 (dua)

43

10

Kelas VA / semester II

2261

86,96

1 (satu)

43

11

Kelas VIA / semester I

2299

85,15

2 (dua)

43

12

Kelas VIA / semester II

2184

87,36

4 (empat)

43

Aditya ini, ketika SD telah mengikuti berbagai seleksi Olimpiade Matematika Baik tingkat Kabupaten / Kota , maupun tingkat propinsi :

Dalam seleksi olimpiade Matematika SD Tingkat Kabupaten / Kota pada eranya tahun 2006-2007, selalu mendapatkan peringkat I untuk mewakili Kota Tegal dalam seleksi Tingkat Propinsi di Semarang.

Dalam seleksi Olimpiade Matematika Tingkat Propinsi, putraku sebagai salah satu peserta yang berasal dari SD Negeri Mangkukusuman I kota tegal, dari sejumlah 287 peserta Seleksi Olimpiade Matemateka jalur C SD/MI Tingkat Propinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan tanggal 25 Januari 2007 di SD Peterongan 1, 2, 5 Kec. Semarang Selatan, Kota Semarang saat itu adalah mewakili sekolahannya atau kota Tegal dengan hasil seleksi peringkat 26 dengan Skor Akhir 34. Karena yang diambil untuk mengikuti seleksi tahap selanjutnya sejumlah 90 siswa peserta, sehingga Aditya ini lolos mengikuti seleksi tahap berikutnya. Kemudian Aditya mengikuti lagi tahap I dengan peserta seleksi 90 peserta yang diadakan di LPMP Jawa Tengah, JL. Kyai Maja Srondol Semarang selama lima hari, dengan hasil seleksi peringkat 5 (lima) dengan Skor 16 Nilai Akhir 320 Karena dalam seleksi tersebut diambil 40 terbaik dari 90 peserta, sehingga putraku Aditya dipanggil lagi mengikuti seleksi tahap II pada tanggal 1 s/d 7 April 2007 tempat di LPMP Jawa Tengah, Srondol Semarang. Dari 40 peserta dalam tahap ini nantinya diambil 15 anak peserta seleksi terbaik. Ternyata Aditya lolos lagi dengan perinkat 13 dan dipanggil lagi untuk mengikuti seleksi pada tahap III Yaitu seleksi tanggal 14 s/d 19 April 2007. Tempat di LPMP, Srondol Semarang lagi.

Selain seleksi Olinpiade Matematika pada jalur C Tingkat Propinsi Jawa Tengah tersebut, si Adit putra saya juga saat itu mengikuti Pembinaan dan Seleksi Tahap I Olimpiade Matematika SD Jalur A Tingkat Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 13 s/d 17 Juli 2007 di LPMP Jawa Tengah, Srondol , Semarang dengan hasil selesksi tahap I peringkat 11 (sebelas) dengan hasil nilai Tes 1, Skor : 12 , dan Tes 2, Skor 20, Nilai total 52.

Pada tanggal 23 s/d 28 dapat panggilan lagi dari diknas Propinsi untuk mengikuti Pembinaan dan Seleksi Tahap II Tingkat Propinsi Jawa Tengah tanggal 23 s/d 28 Juli 2007 pada tempat yang sama yaitu di LPMP Jawa Tengah , Srondol, Semarang. Dengan hasil seleksi tetap peringkat 11 (sebelas) dengan hasil : Tes 1 Skor : 22 , Tes 2 Skor : 9,5 dengan Nilai Total 46.

DARI DAFTAR BERITA ACARA HASIL SELEKSI JALUR KHUSUS YAITU CALON PESERTA INTERNASIONAL MATHEMATIC AND SCIENCE OLYMPIAD ( IMSO ) TAHUN 2007.

Dari siswa sejumlah 1494 anak se Indonesia yang tertera dalam Daftar Berita Acara tahun 2007 tersebut, Aditya Dwi Putranto putraku dengan asal sekolah SD Negeri Mangkukusuman I kota Tegal memiliki peringkat atau ranking ke 198 dengan nilai 23.

Kamis, 3 Juni 2010. Maz-Tanto82

Aditya Ketika duduk di bangku SMP.

Setelah Lulus dari SD Negeri Mangkukusuman I, Aditya putraku hendak melanjutkan sekolah di SMP Negeri I kota Tegal (SMP Negeri yang ditunjuk sebagai Rintisan Sekolah Berstandar Internasional). Ketika mengikuti seleksi penerimaan siswa di SMP ini, mata pelajaran yang diujikan antara lain : Matematika, IPA, Bahasa Inggris teksbook dan lisenning, Intelgensi Quisenner ( IQ ) dan Piagam penghargaan. Dari peserta sejumlah 750 an yang mengikuti seleksi, putra saya Adit diterima di sekolah tersebut dengan peringkat nilai Ranking 1 (satu).

Dalam acara Mathematic Competition Undip Se-Jawa Tengah Tingkat SMP, pada seleksi Tahap I se Ex Karesidenan Pekalongan, yang diadakan di Pemalang tanggal 3 Januari 2009, dari hasil seleksi tersebut Aditya putra saya memperoleh peringkat 4 (empat) sehingga mendapat panggilan untuk mengikuti tahap II yang akan bertemu dengan wakil-wakil dari karesidenan lainnya yang diselenggarakan di Kampus FMIPA Undip.Piagam Penghargaan yang diperolehnya : Berdasarkan SK Rektor Undip No. 520/SK/H7/2008.

Dalam acara Pekan Ilmiah OSIS (PIO) tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Brebes, Kodya Tegal, dan Kabupaten Tegal, yang diselenggarakan oleh OSIS SMA Negeri 1 Brebes pada tanggal 1, 8 dan 15 Maret tahun 2009, Aditya Dwi Putranto putra saya memperoleh Juara III LCC Matematika. Dengan Piagam Penghargaan NO: 01/Sertipikat/PPIO/III/2009/

Ketika pembelajaran sudah dimulai, Aditya putraku masuk di kelas I atau VII ... RSBI. Baru beberapa bulan di kelas I SMP, Putraku Adiya ini ditunjuk mengikuti seleksi Olimpiade Matematika Tingkat Kabupaten / Kota yang akhirnya menang sebagai juara. Sehingga tanggal 23 s/d 24 Juni tahun 2009, ditunjuk oleh Diknas kota Tegal untuk mewakili mengikuti seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) siswa SMP/MTs Tingkat Propinsi Jawa Tengah Tahun 2009 di Asrama Haji Donohudan Kabupaten Boyolali. Dengan Piagam Penghargaan NO : 002 / 18924 dari Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah.

Sebagai peserta Mathematic Competition for Junior High School, dalam rangka kegiatan Forum Ilmiah Matematika se-Jawa 2009 yang diselenggarakan oleh Himatika FMIPA Unnes pada tanggal 9 Agustus 2009. Dengan Piagam Penghargaan no: 001/SK/Pan.FIM/A-HIMATIKA/VIII/2009.

Dalam Rangka “ PIUS EXPO & COMPETITION “ Tanggal 30-31 Oktober 2009 di SMA PIUS TEGAL, memperoleh juara III dalam Lomba Matematika-Fisika Tingkat SMP se Eks. Karesidenan Pekalongan.

Dalam rangka Olimpiade Matematika & Hitung Cepat yang diselenggarakan oleh GITA SMART MANAGEMENT tanggal 14 Maret 2010, memperoleh juara harapan I ( Juara IV ).

Dalam rangka Seleksi Olimpiade Matematika Tingkat SMP se-Kota Tegal tanggal 21 Maret 2009 di SMA Negeri I Kota Tegal oleh Dinas Pendidikan Kota Tegal, memperoleh peringkat 1 (satu).

Disamping mengikuti event-event Matematika, Si Aditya ini juga memperkuat Team Bola Basket SMP Negeri I Kota Tegal, yang menjadi juara 1 (satu) dalam rangka Pekan Olah Raga Pelajar Tingkat SMP se Kota Tegal dan Juara III Tingkat SMP se-Eks. Pekalongan. Serta menjadi Juara I (satu) Tingkat SMP dalam rangka HUT SMKK Islamiyah Adiwerna setelah di babak final mengalahkan SMP Negeri 1 (satu) Slawi, dengan skor 18 : 8. Dan akhir-akhir ini Aditya duduk di kelas II SMP I Kota Tegal, pada hari senin tanggal 31 Mei 2010 Mewakili Siswa SMP kota Tegal dalam seleksi Olimpiade Sains Nasional bidang Mata Pelajaran Matematika Tingkat Propinsi di Asrama Haji Donohudan Boyolali.

Siswa Berprestasi

Terseleksi mengikuti Siswa Berprestasi Tk. Propinsi Jateng


Sabtu tanggal 19 Juni 2010, ketika mengambilkan Raport putra saya di Sekolahan, diberitakan / diinformasikan oleh wali kelasnya bahwa Aditya mendapat peringkat 1 ( satu ). Bersamaan dengan itu pula Aditya Dwi Putranto ditunjuk oleh Kepala Sekolah SMP I Kota Tegal, untuk mengikuti Lomba Siswa Berprestasi Tingkat Propinsi Jawa Tengah Tahun 2010 “, diharapkan agar si Aditya mempersiapkan diri untuk Lomba yang rencana dilaksanakan pada : Hari Selasa sampai dengan Kamis tanggal 22 – 24 Juni 2010 tempat di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak Boyolali.


“ Selamat Berjuang Putraku “ Bapak pesan janganlah sesuatu menjadikan beban. Ingatlah putraku, anak yang pintar tidak harus semuanya bisa memahami semua materi yang dilombakan. Anggap saja materi lain yang belum siap pada Mas Aditya sebagai ilmu dan pengalaman Lomba. Janganlah berfikir menang atau kalah carilah pengalaman dan sadarilah bahwa masing-masing anak punya keahlian sendiri-sendiri. Percayalah pada dirimu dan jangan lupa berdoa kepada Allah SWT.

EDUCATIONAL ASSESSMENT AUSTRALIA

UNSW Global

THE UNIVERSITY OF NEW SOUTH WALES

S Y D N E Y - A U S T R A L I A
EDUCATIONAL ASSESSMENT AUSTRALIA

ADITYA DWI PUTRANTO, juga mengikuti International Competitions and Assesments for Scholls Mathematics ketika duduk di kelas IX pada tahun 2010 dengan mendapatkan nilai luar biasa “Memuaskan / Distinction” dengan Score 32 dari 40 soal yang diberikan.

2010 Mathematics score

2010 Mathematics Performance.

The graph below shows your 2010 Mathematics score and your performance in each of the different areas assessed

Raport Putraku Ketika SMP

Prestasi Aditya Dwi Putranto di SMP Negeri I kota Tegal

( State Junior High School I ) Kota Tegal

Nomor Induk siswa : 14532


NO

Kelas dan semester

Jumlah Nilai

Rata-rata Nilai

Peringkat

Jumlah Siswa

1

Kelas VII D / semester I

1056

88

1 ( satu )

2

Kelas VII D / semester II

1066

88,83

1 ( satu )

3

Kelas VIII A / semester I

1071

89,25

1 ( satu )

4

Kelas VIII A / semester II

1057

88,08

1 ( satu )

5

Kelas IX / semester I

1066

88,83

1 ( satu )

6

Kelas IX / semeser II

Kelulusan

Pengumuman Kelulusan Tingkat SMP


Ketika tiba saatnya Pengumuman Kelulusan Siswa Tingkat SMP pada hari Sabtu tanggal 4 Juni 2011, saya mendapat undangan dari Sekolah untuk menghadiri dalam rangka Pengumuman Kelulusan Siswa SMP Negeri I Kota Tegal pada jam 12.30 WIB.


Dengan rasa hormat saya kepada Kepala Sekolah beserta para guru yang telah mendidik putra saya, saya hadir tepat waktu. Ketika semua orang tua/wali murid memasuki di kelas masing-masing dan sudah lengkap, bapak wali kelas mengumumkan bahwa siswa SMP Negeri I Kota Tegal 100% lulus dengan nilai rata-rata siswa diatas 8 (delapan).


Disampaikan pula bahwa, siswa yang tergolong 10 (sepuluh) besar atau “The Best Ten” salah satunya adalah putra saya bernama Aditya Dwi Putranto Mendapatkan peringkat 2 (dua). Secara paralel kelas atau seluruh siswa kelas IX di Sekolahan tersebut. Alhamdulillah semoga Allah tetap memberikan petunjuk ilmu kepada putraku ke jalan yang benar dan tetap melindunginya. Amin.


Nilai dari hasil serangkaian UAS dan UAN adalah sebagai berikut :


NO

MATA PELAJARAN

NILAI UAN

NILAI UAS

RATA_RATA

1

Bahasa Indonesia

8,80

9,14

8,9

2

Bahasa Inggris

9,20

9,26

9,2

3

Matematia

10,00

9,67

9,9

4

IPA

9,25

9,29

9,3

J U M L A H

37,25

37,36

9,3


Semuanya itu, kesenangan, kesuksesan adalah hanya karena engkau Ya Allah, kami bersyukur semoga engkau Ya Allah senantiasa mengingatkan kami, Istri, dan putra-putri kami ke jalan yang benar... Amin.

Lulus Seleksi SMA Negeri I Kota Tegal

Kemana Aku Melanjutkan?

Setelah melalui seleksi ujian tertulis 5(lima) Mata Pelajaran, Listening, Wawancara, dan tes IQ (Intelegency Quissener) di SMA Negeri I Kota Tegal, yang diikuti oleh siswa + 700 – 800 anak, dan telah diumumkan hasil seleksi tersebut pada tanggal 9 Juni 2011 yang di tempelkan pada papan pengumuman di Sekolahan serta melalui website : SMA Negeri I Kota Tegal (Pengumumuan Kelulusan PPDB SMA Negeri I Kota Tegal), Klik disini. Dari sejumlah + 700-800 siswa yang mengikuti seleksi, yang lulus seleksi sejumlah 288 anak, termasuk Aditya Dwi Putranto telah lulus dan diterima pada urutan 9. Ya Allah Engkau memberikan nikmat lagi kepada kami. Alhamdulillah ya Allah.

Prestasimu "Lulus" SMA N I Kota Tegal

Prestasimu "Lulus" SMA N I Kota Tegal

Keberhasilanmu

Keberhasilanmu Anakku

Terimakasih ya anakku, usahamu, sholatmu, do’amu, dan do’a ibumu telah mewarnai, menuntun jalan keberhasilanmu dalam mencapai prestasimu yang memuaskan di tahun 2014 telah “Lulus” dengan mendapatkan predikat “Peringkat 1(satu) paralel” di SMA Negeri 1 Kota Tegal, dengan nilai akhirmu yang sangat memuaskan.

NO

MATA PELAJARAN

NILAI UJIAN

NASIONAL

NILAI

SEKOLAH

NILAI

AKHIR

1

Bahasa Indonesia

9.20

8.92

9.10

2

Bahasa Inggris

8.40

9.03

8.70

3

Matematika

9.50

9.72

9.60

4

Fisika

9.50

9.58

9.50

5

Kimia

8.25

9.48

8.70

6

Biologi

9.25

9.14

9.20

Rata - rata

9.10

Prestasi yang kau raih anakku dari TK, SD, SMP, dan SMA, merupakan dasar dan pondasimu dalam melangkah ke jenjang-jenjang pendidikan berikutnya.

Kembangkan prestasimu, jagalah ibadahmu dan imanmu. Ada kalimat bijak bahwa berilmu tanpa beriman itu rapuh, beriman tanpa berilmu itu buta “. Yang pada intinya beriman dan berilmu adalah elemen penting yang harus kita miliki.

ilmu dan iman merupakan keseimbangan, memilih salah satunya bukan sesuatu yang bijak tetapi keduanya adalah kseatuan yang utuh untuk saling melengkapi. Jika yang satu ada kekurangan maka yang keduanya melengkapi untuk menambahkan, jika yang kedua ada kekurangan maka yang kesatunya saling melengkapi untuk menambahkan juga.

Dan Allah mengijinkan setiap makhluknya untuk saling berdampingan agar seimbang untuk saling melengkapi juga, melengkapi yang kurang, memperbaiki yang salah dari satu sama lain. Sehingga akhirnya menjadi lebih berkualitas menggali diri menambah satu sama lain untuk tidak berhenti belajar. Ilmu adalah kekuatan. Semoga engkau anakku, menjadi orang berilmu dan beriman. Semoga sukses anakku. Salam.

Kemana Aku Melangkah

Kemana Aku Melangkah
Tidak ada entri.
Tidak ada entri.